|
Ada hal yang sangat menarik dari acara Ulang Tahun Indosiar
yang ke 13 ini, Selain melibatkan begitu banyak artis dan band ternama saat
ini, ultah kali ini juga menampilan peserta audisi yang sesuai dengan konsep
acara Ultah Indosiar itu sendiri.
Gina adalah salah satu peserta audisi dari negeri China, yang kebetulan sedang berlibur ke Indonesia untuk bertemu sanak familinya disini. Gina mengikuti audisi dengan memperlihatkan kelihaian
jarinya memainkan alat musik tradisional China. Alat musik yang terbuat dari kayu dan tulang unta itu namanya Phipha.
Letto juga menjadi salah satu pengisi acara Ulang Tahun Indosiar, dan kebagian jatah berduet dengan Gina pada lagu Sebelum Cahaya. Awalnya kita masih bertanya-tanya tentang siapa Gina itu, hanya segelintir info
dari pihak Indosiar bahwa Gina adalah pemain alat musik Phipha. "Pipa paralon opo pipa opo to?", tanya Patub kepada Noe, Dedi, dan Arian, "Mbuh Tub, aku yo ra dong", jawab Noe. "Yo mengko di tes sik pas gladi resik", jelas Dedi dan Arian yang memang tidak tahu Phipha itu jenis alat musik apa.
Menjelang giliran Letto melakukan gladi resik, Gina belum juga
hadir di lokasi. Sambil menunggu Gina, Letto melakukan latihan lagu Sampai
Nanti Sampai Mati. Dan saat lagu itu selesai dimainkan, ternyata Gina datang
dengan alat musik Phipha itu dan langsung menghampiri teman-teman Letto dari
bawah panggung. Teman-teman Letto pun juga menghampiri dan berkenalan dengan
Gina dari atas panggung. Noe, Patub, dan Arian yang masih heran dan penasaran
dengan bentuk alat musik itupun langsung bertanya dengan Gina bagaimana cara
memainkan alat musik itu yang bentuknya memang masih asing kita lihat, Gina pun
langsung menunjukan kebolehannya dalam memainkan alat musik itu, Semua yang ada
di sekitar situ jadi takjub dengan Gina sambil menggeleng-gelengkan kepala. "Edan
tenan", puji Patub, yang saat itu ingin sekali mencoba memainkan alat itu,
Kemudian Patub dengan cuek meminjam Phipha kepada Gina dan langsung mencoba memainkannya. "Ternyata angel yo dab!", keluh Patub ketika merasa kesulitan memainkan alat
musik negeri China tersebut.
Selanjutnya Letto dan Gina berdiskusi tentang aransemen lagu Sebelum Cahaya agar semakin hidup jika dipadukan dengan alat musik tradisional China itu. Latihan pun di lakukan oleh Letto dan Gina, semua nada dan beat di coba mulai dari intro, reff, hingga akhir lagu, hasilnya begitu luar biasa dan sangat berbeda. Lagu Sebelum Cahaya terdengar lebih indah dan hidup saat digabungkan dengan alat musik Phipha.
Terima kasih Gina, terima kasih atas pelajaran dan pengalaman yang luar biasa bagi Letto.
 |
tapi aksi mereka semalem keren... keren...