Sunday, 03 February 2008 04:16
Kalo temen-temen PLETTONIC pernah liat acara grand final pemilihan bintang Pantene beberapa waktu lalu pasti familiar dengan kalimat dan judul tadi.
Tantowi Yahya bertanya pada salah satu kontestan sore itu, begini pertanyaannya "Jika kamu harus terdampar di sebuah pulau terpencil, dimana disana tidak ada kehidupan sama sekali, maka tiga benda apa saja yang akan kamu bawa?" begitu kurang lebih pertanyaannya.
Coba jika pertanyaan itu dilontarkan pada kita, hal apa atau benda apa saja yang langsung terbersit dipikiran teman-teman yang kira-kira akan dibawa saat terdampar nanti?
Saat itu yang langsung terbersit di pikiran saya adalah korek api tragis bukan? Pasti heran kenapa tragis kan masih masuk akal!! Ayo kita cari jawabannya di paragraf selanjutnya....
Bandingkan dengan jawaban dari kontestan yang diberi pertanyaan, gini katanya: "kalau saya terdampar di pulau tersebut, benda pertama yang akan saya bawa adalah alat ibadah, kenapa! Karena saat kita sedang sendiri di pulau tersebut dan tak ada seorang pun yanng bisa menolong kita, kita hanya bisa memohon pertolongan pada Tuhan, yang telah menciptakan kita dan yang telah menakdirkan kita untuk berada di pulau tersebut, sebab hanya Dia lah yang dapat menolong kita dari keadaan yang kita alami bagaimanapun keadaan itu, saat kita sedang berada di antara kerumunan orang, maupun saat kita sendiri di pulau antah berantah yang tak ada orang sama sekali....!!!"
Dari perbandingan itu saja sudah menunjukkan betapa tragisnya diri saya, kontestan itu saja langsung ingat pada Tuhannya saat mendengar petanyaan itu, kenapa saya kok tidak. Berarti itu menunjukkan betapa kurangnya rasa cinta saya pada Tuhan, yang seharusnya terjadi kan adalah kita selalu mengingat Allah SWT dalam setiap keadaan.
Lanjutkan ya,"....kemudian benda kedua adalah album kenangan yang berisi foto-foto keluarga,dan teman-teman yang menyayangi saya dan pernah berada di sekeliling saya, karena siapa lagi yang akan saya kenang saat sendiri selain orang-orang yang pernah mengenal saya. Kemudian ebnda ketiga adalah cermin, sebab saat saya berada di pulau yang tak berpenghuni siapa lagi yang akan saya lihat selain diri saya sendiri, jadi dengan cermin itu saya bisa melihat diri saya sendiri dan perubahan-perubahan yang terjadi pada tubuh saya." Begitu kira-kira jawaban lainnya dari kontestan tersebut.
Nah keren kan jawabannya. Hal ini sangat membuka mata hati saya akan eksistensi saya sebagai makhluk Tuhan, sebagai manusia yang hidup di lingkungan masyarakat dan sebagai manusia.
Yang jelas pernyataan ini sudah menyirami jiwa saya, memberi inspirasi dalam hidup saya serta patut untuk kita renungi bersama, bagaimana dengan teman-teman???
No current events.