Letto Hibur Pengunjung PRJ dengan Permintaan Hati

Attention: open in a new window. PDFPrintE-mail

Written by HC / LettoLink Friday, 04 July 2008 07:23

Letto Hibur Pengunjung PRJ dengan Permintaan HatiArena pekan raya Jakarta memang bukan hal yang asing lagi buat warga ibukota khususnya, apalagi acara tersebut sudah berjalan kurang lebih sekitar 15 tahun yang lalu. Acara bazar yang menghadirkan berbagai stan-stan dari berbagai merk produk dari elektrotik, otomotif, interior dan exterior, ataupun produk yang biasa kita gunakan sebagai kebutuhan pelengkap hari-hari kita. Di arena PRJ ini produk tersebut memang fokus untuk promosi dengan menawarkan harga barang-barangnya sedikit lebih murah dibandingkan dengan stan-stan yang ada di mall atau ruko yang ada pasar atau di jalan-jalan ibukota Jakarta. Atau kalau kita terjemahkan dalam bahasa kereharian kita disini, PRJ hampir sama seperti pasar malam, cuma bedanya PRJ bisa mengemas arenanya lebih exlusive, sehingga PRJ lebih terasa nyaman dan tetap ramai di kunjungi.

Kini PRJ terus menerus di benahi sarana dan prasarananya agar tetap ramai dikunjungi, PRJ juga menghadirkan panggung hiburan musik yang menghadirkan artis atau band top yang ada di negara kita untuk setiap harinya, mulai dari Nidji, Padi, Samsons dan band top lainnya. Dan pada kesempatan ini Letto juga mendapatkan kehormatan untuk menghibur para pengunjung yang ada di arena PRJ bersama group band lainnya seperti Pilot, Dinar, dan Kasta. Di awalai dengan penampilan Dinar, Kasta dan Pilot yang menghadirkan lagu-lagu andalan mereka, pengunjung pun masih biasa-biasa saja, enggan untuk mendekat sisi panggung, bahkan MC Edi Brokoli pun sempat frustasi melihat sikon yang ada, hanya sekitar 100 orang saja yang ada di di depan panggung hiburan. "Wah, piye ki dab, penontone sepi", tanya Dhedi kepada Noe. "Yo piye maneh, ket mbiyen ki PRJ penontone memang rak ngangkat, dungo wae mugo-mugo penontone mengko tambah rame", ucap Noe.

Kecemasan dan kekhawatiran terus menyelimuti kita, ramai atau tidak penonton yang akan melihat kita tampil diatas panggung. Saatnya pun tiba, sebelum naik ke atas panggung kita semua pun berdoa, agar semuanya lancar dan sesuai dengan apa yang kita harapkan, setelah itu Letto pun mulai naik panggung dan membuka penampilan dengan lagu bertempo cepat Truth, Cry, and Lie dan di sambung dengan Kau, Aku, dan Obsesiku berharap agar pengunjung PRJ bisa terfokus ke arah panggung hiburan. Alhamdulillah, pengunjung terus bertambah walaupun saat itu hanya sekitar 500 orang, Noe pun terus mencari cara agar penonton terus bertambah, dan Noe pun mencoba berinteraksi dengan penonton yang ada sambil menyanyikan lagu Sandaran Hati dengan goyang dangdutnya, hingga akhirnya pengunjung yang ada di arena PRJ pun sadar kalau yang mengisi acara di panggung hiburan malam ini adalah Letto. Penonton kini mulai ramai, Noe pun mengucapkan terima kasih kepada semua penonton yang sudah ada di hadapan panggung dan juga plettonic yang juga sudah ikut meramaikan suasana di kubu penonton.

Selanjutnya Noe, Patub, Dhedi, dan Arian pun sadar dengan apa yang diinginkan penonton, setelah membawakan lagu Love of My Life, Sebenarnya Cinta, mereka pun langsung menggebrak PRJ dengan Permintaan Hati, seluruh penonton pun ikut bernyanyi hingga perpaduan suara Noe dan penonton itu membuat ramai dan suasana yang meriah di arena panggung hiburan, kemudian Letto menggebrak penonton lagi dengan lagu nasional Berkibarlah Benderaku, suasana pun makin ramai dengan lagu My Liberty Goodbye hingga lagu penutup Sebelum Cahaya. Noe pun tak henti-hentinya mengucapkan rasa terima kasih kepada seluruh penonton, karena sudah bersedia dan mau menjadi cayaha pada malam ini, dan rasa syukur tak lupa kita panjatkan kepada Alloh SWT yang sudah mendengarkan apa yang kami harapkan dari dalam hati.

Events

No current events.