| 
ShoutBOX |
Latest Message: 16 minutes ago
  • yuwan : hallo..
  • yuwan : akhirnya dah terkumpul..
  • Vhiesta : Assalamu'alaikum Wr.Wb...
  • yuwan : pikunQ parah nih, kumat.. tadi malem baru inget kalo hari ini ada ujian. Doain ya, moga otak pikunQ sukses nginget belajar kebut semalemQ.. Sad
  • yuwan : met pagi semua..
  • inung_sense : telah q temukan pahlawan masa kecilku...
  • inung_sense : doain y... moga inung sukses ujian semester...amin...amin...
  • okta265 : masih ada yang online?
  • aisha : Yup. Emang banyak peran yg sulit dihindari. Kasihan...kalau ada yg 'ga pernah jatuh cinta ampe berdarah-darah. Nikmati aja peranmu dik. Kamu hidup karna darah cinta dan kangen orang lain. Camkan itu..adinda yg Lucu. Tunaikan lah peran mu untuk membenci. Kami berusaha menghargai itu. Exclamation
  • nayla-saiia : wui . orangnyaa sukaa gaa adaa .
  • TikaLucu : Neng Ayu, itu PM saya masuk ngga yak? Soalnya error2, ga tau kenapa Very Happy. Halo juga Very Happy
  • shinta : Halo Dida....hehee..sorry,bs balas, tadi gi sibuk nyari2 sesuatu di internet ^_^
  • dida Farida : mbak Shintaaaaa..
  • inun : gak pernah ada orang
  • inun : kok kalo aku keini selalu aja sepi
  • inung_sense : pilek,cuy!!!hatcing!!!
  • pakpenyo : Selamat Hari Minggu!
  • dida Farida : aku mau UAS niy,doakan ya teman-temaaaan ^.^
  • TikaLucu : T__T
  • TikaLucu : benci dengan kata 'koneksyen taim out' *curhatdotkom*
  • aisha : SEMUA ADA 'MOMENTUM'nya
  • aisha : SEMUA ADA WAKTU NYA
  • aisha : Maaf ya dik...saya belum bisa message balik, udah saya coba tapi agak eror. Salam manis. Laughing
  • aisha : buat adik manis..yasiroh_4mantic...udah klas brapa..tinggal di mana? Razz
  • aisha : mengapa orang tenggelam? Mr. Green
  • mizz onta_kr : kangeeeennnn letto...
  • TikaLucu : wahaha, Letto januari mulai sibuk Wink, semangaaat Very Happy
  • shinta : HAlo Tyttha, Zahra..met tahun baru juga ya..thank you buat kiriman messagenya...
  • shinta : selamat siang semuanya.....
  • irin : Nayla...Ol to???
  • irin : Didamanies...munculo saiki da !!! Coba deloken iki...
  • irin : Assalamu'alaikum....!!!!
  • irin : MANIES SEKALI DADADA....!!!!
  • irin : AKU ISO MLEBU AKIRE.....
  • irin : DIDAMANIES !!!!!
  • miea : xan smw
  • miea : kemana gerangan
  • miea : hum..
  • miea : lama tag sua
  • TikaLucu : siang juga mbak shinta Very Happy
  • shinta : Selamay siang semuanya.....
  • TikaLucu : gajahlah kebersihaan =)), siang semua Very Happy
  • aisha : GAJAH apa yg anti global warming? Mr. Green
  • dida Farida : mari saling menghargai privacy ^.^
  • dida Farida : aisha: sms mas hendra gak dibales? itu bukan wewenangku untuk nyuruh mas hendra mbales thoo Nduk.. aku tidak tahu menahu soal itu..
  • dida Farida : heppi nu year ^.^
  • MYRI OYE : happy new year
  • TikaLucu : Get the new spirit for the new year.. Happy New Year 2009, friends!
  • Vhiesta : Assalamu'alaikum Wr.Wb...
  • TikaLucu : Tar lg taon baru. Hehe ah besok saya pulang, dadah jogjaa...haha,daku tak pernah mlupakanmu.. Ah, tika lebay =))

Only registered users are allowed to post

Kejangkitan, Kebangkrutan, Kebangkitan PDF Print E-mail
Posted by Ampuh! | Tuesday, 20 May 2008 15:50  |  Articles

Seratus tahun bukan waktu yang singkat untuk umur kehidupan sebuah bangsa dalam berbenah. Kebangkitan juga merupakan kata untuk meluruhkan kejumudan dalam keterpurukan demi keterpurukan. Bangsa ini pernah bercita-cita menjadi bangsa besar dan berwibawa seratus tahun yang lalu. Bahkan mungkin lebih. Namun semangat dan legitimasi formal Ikrar Kebangkitan Baru 20 Mei 1908. Kini kita tengah berada pada kehidupan yang diidam-idamkan, diimpi-impikan oleh para pendahulu dan penanam semangat kebangsaan. Kita tengah berada pada situasi yang seratus tahun lalu masih menjadi tanda tanya. Kita tengah berada pada suasana yang se-abad lalu digadhang-gadhang menjadi titik puncak kemakmuran dan kedigdayaan negeri ini.

Namun apakah benar situasi ini sudah menjadi impian segenap nurani bangsa. Apakah mbah Boedi Oetomo di alam berbeda sana, sudah manggut-mangut bangga serta tak tersadar meleleh air mata di pipinya karena haru dengan segala hasil perjuangan dirinya bersama teman-temannya terhadap bangsa ini. Manggut-manggut bangga masih tanda tanya, tapi air mata yang tak sadar meleleh di pipi mungkin tanda nyata, tanda kalau nyata-nyata beliau pantas bersedih. Nyatanya kita memang berbenah meski masih lebih banyak membuat kerusakan, kita juga nyata-nyata memiliki segala sarana dan perangkat hukum, ekonomi, sosial, budaya, pendidikan dan lain sebagainya. Meskipun juga diam-diam segala perangkat itu masih diterjemahkan menjadi perangkap. Kaya pemburu saja pakai perangkap. Kata perangkap bisa juga diterjemahkan sarana untuk me-rangkap. Jadi serambi melek hukum sekaligus melek potensi mencari sesuap nasi dari hukum. Karena sadar dan cerdas dalam hal ekonomi, juga sekaligus lihai dan piawai dalam meningkatkan mutu kualitas hidup dengan memeras keringat membanting tulang dalam urusan ekonomi dan perputaran-perputarannya. Waduh, jadi berat ndasku ngomongke ini.

Sedulur-sedulur semua, sadar tidak sadar, mau tidak mau, sanggup tidak sanggup, kita semua sudah pada titik puncak seabad kebangkitan. Kebangkitan tadi malam di TV dimeriahkan dengan gegap gempita, meriah dan penuh nuansa nasionalisme. Pasti biayanya tidak sedikit. Setelah ini semoga hasil dari acara itu membuat semua sadar dan bangkit. Tiba-tiba besok pagi ada konglomerat nyumbang dana untuk usaha-usaha kecil daerah. TV swasta dan nasional menambah acara bermuatan kebangsaan. Para pemuda mulai menggali potensi budaya negeri dengan bangga dan mengamalkannya dengan baik dan benar, radio-radio bikin acara yang bermodus operandi semangat kebangkitan. BBM tidak jadi dinaikkan, bahkan diturunkan. Pendidikan dilengkapi fasilitasnya, atau paling tidak para guru jauh lebih sejahtera dibanding sebelum peringatan seabad kebangkitan. Ini harusnya bukan utopia, karena saya harus berbaik sangka dengan gerakan acara peringatan Kebangkitan Nasional semalam. Pasti pembuat acara dan segenap elemen di balik acara itu yang notabene adalah orang cerdas, nasionalis, dan berwawasan, tidak akan ikut-ikutan lengah membuat acara yang hanya mengejar gebyar dan penghamburan. Tidak mungkin acara sebesar dan semeriah itu hanya untuk mengenang tanpa bermaksud melakukan upaya-upaya perubahan demi kebangkitan. Janggal acara se-mengharukan itu tiba-tiba hanya sekedar pesta dan pentas seni semata. Semua pasti mengharap kebaikan yang sama.

Apalagi ini acara nasional, pemuka-pemuka negara pada hadir untuk pamer sama para leluhur. Lagian acara ini tidak mungkin terjadi setahun ke belakang atau setahun ke depan, perancangan pasti matang, terperinci dan teliti. Termasuk memikirkan efek dan tindak lnjutnya. Pasti semua punya upaya untuk membangkitkan bangsa besar ini. Kalaupun ternyata memang tidak ada upaya apapun setelah ini. Artinya besok rakyat masih mikirin BBM, masih mikirin nyari kerja, nyari tambahan penghasilan, nyari kerja di luar negeri, nyari keadilan, nyari makan, nyari muka, nyari-nyari... duh!! Sayang dong acara mahal dan penuh konsep tadi malam itu. Biarkan semua terpuruk atau berapa banyak lagi yang akan terpuruk, tenggelam, runtuh, tapi jangan terpuruk di tengah-tengah kata Kebangkitan. Jangan tenggelam di saat kita harusnya menyeruak.

Bila benar harus ada kebangkitan maka mari sama-sama kita sadari dan akui secara betina sekaligus jantan, sampai separah apa keterpurukan kita. Sehingga kita merasa harus segera BANGKIT. Ingat KEBANGKITAN pasti sangat berbeda dengan KEBRANGKUTAN dan tentunya berbeda juga dengan KEJANGKITAN. Semoga se-abad Kebangkitan Nasional ini menjadi indikasi puncak keterpurukan. Sebab syarat utama kebangkitan adalah dengan adanya keterpurukan. Sejauh kita tidak merasa dan menyadari keterpurukan diri maka muskil bisa bangkit. Atau harus dengan buang-buang waktu, tenaga dan uang, untuk menambah rentetan daftar keterpurukan kita sebanyak mungkin lagi untuk baru merasa harus bangkit?. Kebangkitan bagaikan perguliran siang malam, bagai bergantinya gelap sang malam menuju semburat cahaya pagi. Cahaya harapan dan awal kehidupan. Kita sudah berada di ambang fajar, jangan berpikir terlalu lama dan merasa masih punya banyak waktu. Jangan sampai kita tersadar setelah siang hari dan terlambat memulai hari.

Semoga Bangsa ini dipilih sama yang bikin alam semesta untuk mau menyadari dan memberi contoh sikap kepemimpinan yang bertanggung-jawab manusia kepada; manusia lain, lingkungan, dan Tuhan. Bertanggung jawab kepada sematan kepercayaan leluhur, dan bertanggung jawab terhadap kepercayaan anak-cucu. Amiin Allahuma Amiin.

Comments (10)Add Comment
0
Written by Inun on May 20, 2008
Amiinn...sebelum membangkitkan bangsa kita juga harus membangkitkan diri sendiri bukan,,,,,membangkitkan nurani dan semangat kita,,,,membenahi diri sendiri sebelum membenahi yang besar.....
Bertanggung jawab terhadap tugas kita sendiri sebagai seorang makhluk.... :silly:
0
Written by ada on May 21, 2008
Hahahaha.....
mimpi yang sempurna..
BANGUUUNNNN!!!!
0
Written by ampuh! on May 23, 2008
Selama tidak ada penyadaran dan semangat ke sana akhirnya semua hanya mimpi, dan hidup di negeri ini selamanya bagai di alam mimpi belaka. Mimpi menjadi sejahtera, mimpi punya pendidikan gratis, mimpi menjadi bangsa bermartabat dan berbudaya, mimpi punya pemimpin yang peduli dengan kepentingan tanah air, mimpi dan mimpiiii.. :woohoo: :whistle:
0
Written by Lee putch on May 25, 2008
dan ternyata harapan untuk dilengkapinya fasilitas pendidikan malah berbalik.
bukan dilengakapi malah 'mereka' dg bangganya menghancurkan hampir semua yg ada.
dan aku salah satu korban dari kerusakan itu.
0
Written by Inun on May 26, 2008
masih bisa...dan kita bisa....ayo...perbaiki yang rusak....mulai dari memperbaiki kerusakan pada diri kita,,,,,'aku juga sedang berjuang,,,,doakan ya,,,,
0
Written by Cinta on May 28, 2008
Kayak kata Mas Sabrang dkk pas maen ke UB minggu lalu

Pemuda harus berani dan mandiri..
0
Written by ampuh! on June 07, 2008
Sip Cinta smilies/tongue.gif
0
Written by cak mukidi on June 09, 2008
generasi mandiri indonesia
0
Written by diani on August 29, 2008
denganmembuat diri kita sendiri sadar bahwa perlu orang lain untuk lebih baik satu dari sekian banyak kunci jawabansebuah keberhasilan kecerdasan.....
ampuh.....ampuh banget smilies/kiss.gif smilies/kiss.gif smilies/kiss.gif smilies/wink.gif smilies/grin.gif
ndie_zahra
Written by ndie_zahra on October 24, 2008
susah sie mau ngomentarin, mungkin gini ya maksudna...
mencoba bangkit dari sebuah kebangkrutan yang seakan dimulaai dari sesuatu yang menjangkitkan...
hehehe...salah ya?
maaf...
bukan sotoe, tapi cuma yang nulis ini filsafah banget mpe ndak donk di towerku
tapi tenang, secara betina ku ngaku dech...hehehehe

Write comment
You must be logged in to post a comment. Please register if you do not have an account yet.

busy
 
 
feed image
Copyright © 2008 Letto. All rights reserved.