| 
ShoutBOX |
Latest Message: 11 hours, 26 minutes ago
  • Vhiesta : Assalamu'alaikum Wr.Wb...
  • yuwan : pikunQ parah nih, kumat.. tadi malem baru inget kalo hari ini ada ujian. Doain ya, moga otak pikunQ sukses nginget belajar kebut semalemQ.. Sad
  • yuwan : met pagi semua..
  • inung_sense : telah q temukan pahlawan masa kecilku...
  • inung_sense : doain y... moga inung sukses ujian semester...amin...amin...
  • okta265 : masih ada yang online?
  • aisha : Yup. Emang banyak peran yg sulit dihindari. Kasihan...kalau ada yg 'ga pernah jatuh cinta ampe berdarah-darah. Nikmati aja peranmu dik. Kamu hidup karna darah cinta dan kangen orang lain. Camkan itu..adinda yg Lucu. Tunaikan lah peran mu untuk membenci. Kami berusaha menghargai itu. Exclamation
  • nayla-saiia : wui . orangnyaa sukaa gaa adaa .
  • TikaLucu : Neng Ayu, itu PM saya masuk ngga yak? Soalnya error2, ga tau kenapa Very Happy. Halo juga Very Happy
  • shinta : Halo Dida....hehee..sorry,bs balas, tadi gi sibuk nyari2 sesuatu di internet ^_^
  • dida Farida : mbak Shintaaaaa..
  • inun : gak pernah ada orang
  • inun : kok kalo aku keini selalu aja sepi
  • inung_sense : pilek,cuy!!!hatcing!!!
  • pakpenyo : Selamat Hari Minggu!
  • dida Farida : aku mau UAS niy,doakan ya teman-temaaaan ^.^
  • TikaLucu : T__T
  • TikaLucu : benci dengan kata 'koneksyen taim out' *curhatdotkom*
  • aisha : SEMUA ADA 'MOMENTUM'nya
  • aisha : SEMUA ADA WAKTU NYA
  • aisha : Maaf ya dik...saya belum bisa message balik, udah saya coba tapi agak eror. Salam manis. Laughing
  • aisha : buat adik manis..yasiroh_4mantic...udah klas brapa..tinggal di mana? Razz
  • aisha : mengapa orang tenggelam? Mr. Green
  • mizz onta_kr : kangeeeennnn letto...
  • TikaLucu : wahaha, Letto januari mulai sibuk Wink, semangaaat Very Happy
  • shinta : HAlo Tyttha, Zahra..met tahun baru juga ya..thank you buat kiriman messagenya...
  • shinta : selamat siang semuanya.....
  • irin : Nayla...Ol to???
  • irin : Didamanies...munculo saiki da !!! Coba deloken iki...
  • irin : Assalamu'alaikum....!!!!
  • irin : MANIES SEKALI DADADA....!!!!
  • irin : AKU ISO MLEBU AKIRE.....
  • irin : DIDAMANIES !!!!!
  • miea : xan smw
  • miea : kemana gerangan
  • miea : hum..
  • miea : lama tag sua
  • TikaLucu : siang juga mbak shinta Very Happy
  • shinta : Selamay siang semuanya.....
  • TikaLucu : gajahlah kebersihaan =)), siang semua Very Happy
  • aisha : GAJAH apa yg anti global warming? Mr. Green
  • dida Farida : mari saling menghargai privacy ^.^
  • dida Farida : aisha: sms mas hendra gak dibales? itu bukan wewenangku untuk nyuruh mas hendra mbales thoo Nduk.. aku tidak tahu menahu soal itu..
  • dida Farida : heppi nu year ^.^
  • MYRI OYE : happy new year
  • TikaLucu : Get the new spirit for the new year.. Happy New Year 2009, friends!
  • Vhiesta : Assalamu'alaikum Wr.Wb...
  • TikaLucu : Tar lg taon baru. Hehe ah besok saya pulang, dadah jogjaa...haha,daku tak pernah mlupakanmu.. Ah, tika lebay =))
  • TikaLucu : Yg ada di jogja, tadi ngerasa ada gempa ga?cuma beberapa detik.saya kaget banget.untung ga jantungan, huhuu
  • TikaLucu : Skarang mlem menuju taon baru klo taon barunya.. Ya taon depan. Hhihi... Ah, saya makin mlem makin eror XD

Only registered users are allowed to post

Sebuah pelajaran dari EURO 2008 PDF Print E-mail
Posted by Ampuh! | Tuesday, 24 June 2008 06:46  |  Articles

Kita sering dijebak dengan berbagai argumen identitas sebuah kelompok. Hingga kemudian yang terjadi adalah kumpulan kesalahan dan fanatisme keliru. Identitas seakan-akan menjadi titik tolak dan alasan untuk mencintai dan membenci sesuatu, berbuat, berkomentar, mendukung, menghina, hingga ikut-ikutan baku hantam dan menjastifikasi. Meluruhkan penilaian secara menusiawi dan menjadikan legitimasi dari wujud perilaku kita. Sekian banyak lis identitas yang akhirnya menjadi awal dari sekian banyak masalah, misal; institusi, kelompok, partai politik, agama, warna, pakaian, suku, bahasa, hingga negara.

Saat ini sedang terjadi musim bola berkaitan dengan Euro 2008. Disitu terjadi pertunjukan kekuatan tim nasional sepakbola antar negara di Eropa. Dari sekian banyak yang saya tonton tiba-tiba ada satu yang menarik. Yakni pertarungan Belanda melawan Russia. Dengan perspektif nasionalisme tentunya tak satupun negara yang pantas saya jagokan. Dengan sudut pandang sejarah mestinya tidak akan mengelu-elukan Belanda. Namun pada saat kita tampil sebagai manusia, semua itu menjadi luruh.Pemetaan kita jelas pada saat menikmati sepakbola adalah sebagai olahraga, tidak melihat suku bangsa, ataupun negara. Negara menjadi kecil nilainya dibanding pendekatan cinta sebagai manusia. Kembali ke pertandingan antara Belanda melawan Russia, bila mau jujur pasti banyak orang Indonesia merasa cemas dan gelisah melihat Belanda ditekan oleh kesebelasan Russia sejak awal, kecemasan dan kegelisahan menjadi semakin sempurna ketika Russia berhasil lolos setelah mengalahkan Belanda 3-1. Kembali lagi bahwa kesedihan itu pasti bukan berarti kita adalah warga negara Belanda. Begitupun yang senang dengan hasilnya, pasti bukan karena kita adalah warga negara Russia.

Yang sedih dan yang yang senang di situ adalah manusia yang tidak sedang peduli dengan identitas. Toh, seorang Belanda bernama Guus Hiddink pasti justru akan sedih bila Russia kalah. Bukan karena dia pengkhianat bangsa. Bukan juga karena dia benci terhadap kesebelasan Belanda. Dan bukan juga dia tidak memiliki jiwa nasionalisme. Melainkan karena Guus Hiddink sedang menunjukkan dirinya sebagai manusia, yang tidak akan menyabotase teman-teman Russia-nya agar kalah setelah dia dipercaya, diperlakukan baik, dihargai, dan dihormati sebagai pelatih oleh sekian banyak orang Russia. Sebagian warga Belanda mungkin geram dengan Guus Hiddink, dan sebagian lagi mungkin menganggap tidak masalah. Yang geram pasti karena melihat dari kacamata nasionalisme, yang menganggap tidak masalah mungkin melihat dari perspektif profesionalitas. Saya ingin memberi tambahan bahwa profesionalitas hanya irisan kecil dari kemanusiaan. Itu masih bagian dari manusia, jadi manusia dan kemanusiaan lebih tinggi nilainya.

Betapa ini pelajaran penting untuk bersikap dan menyikapi sesuatu. Negara kita seringkali dibentur-benturkan antar satu identitas kepada identitas yang lain. Tertipu oleh pencitraan media, terjerumus dengan kebencian yang sebenarnya tidak pada tempatnya. Hingga berpuluh bahkan beratus orang ikut-ikutan masuk ke pertikaian tanpa tahu juntrungnya. Euro yang katanya membawa harkat dan martabat bangsa melalui dunia sepakbola saja, ternyata bukan ajang pertandingan antar negara, namun pertandingan manusia yang sama-sama menyenangi sepakbola. Semua bebas memilih "hero"-nya, semua boleh sedih dengan kekalahan jagonya dan sumringah dengan kemenangan kesebelasan pilihannya. Negara, agama, bahasa, dan bermacam identitas lain menjadi luruh.

Jadi sedulur-sedulur semoga tidak akan menjadikan pLettonic sebagai alasan membenci yang lain. Karena kalau ada orang yang cinta terhadap karya letto itu sudah pLettonic, bila setiap orang yang ingin bersama-sama Letto membangun nilai positif sedikit-demi sedikit itu itu semangat pLettonic. Kalau ada yang ingin bersama-sama menjadi manusia yang bergandengan sebagai semestinya manusia, itupun ruh pLettonic, meskipun dalam selera musik adalah Nidjiholic, Gigikita, Changcut Ranger, Baladewa, Mahapatih, dan lain sebagainya. Biarlah sebutan dan atribut adalah sekedar identitas dan alat untuk saling menghormati dan menyambung kemesraan, tidak untuk menambah kebencian dan fanatisme-fanatisme baru. Semoga bermanfaat, bila salah mohon dikoreksi.

Comments (7)Add Comment
0
Written by passionvie on June 25, 2008
:whistle: cuiiit cuiit
setujuuuu.
kalo boleh nambah nich. kalo dari awal kita pribadi menyadari bahwa apapun lakonnya, harga itu pasti naik, perbedaan itu pasti ada dan penokohan itu adalah fana. aku rasa kita tidak akan kagetan lan gumunan. framenya aja yang di rubah indah: lebih kreatif cari peluang, tidak tergantung pada siapapun, passion dan happy dalam setiap kegiatan dan berlomba bermanfaat untuk orang lain. aku yakin waktu untuk saling justify, iri, dengki po lagi demo bakalan gak ada.
stopp OMDO Laughing Laughing
0
Written by ye-en on August 27, 2008
yupp... bener banget yang ditulis mas Ampuh
setuju banget tu. ketika kita menyukai sesuatu,jangan sampe menjadikan diri kita terlalu fanatik karena itu akan membatasi ruang gerak kita sendiri.dan apapun yang kita sukai jangan sampe rasa suka kita melebihi rasa cinta kita kepadaNya
aisha
Written by aisha on January 02, 2009
Perbedaan adalah 'kemesraan'
Karena 'berbeda', maka hati selalu "berbunga-bunga"
fufuy...
aisha
Written by aisha on January 02, 2009
Perbedaan adalah 'rahmat' (kata 'Beliau')
aisha
Written by aisha on January 02, 2009
Ampuh bangeeetz...
aisha
Written by aisha on January 02, 2009
Karena bukan kita yang memilih cinta,
tapi 'cinta' lah yang memilih kita...
(cinta melulu ha...hehehe...)
cinta emang gitu...selalu ingin berbagi...
aku punya kue ini cobalah...mana kue mu...sini gue makan...gratis ha...
aisha
Written by aisha on January 03, 2009
topik ini KEREN.

Write comment
You must be logged in to post a comment. Please register if you do not have an account yet.

busy
 
 
feed image
Copyright © 2008 Letto. All rights reserved.