Written by PakPenyo Friday, 14 December 2007 13:55
Jendral nya pLettonic Community, dodolan merchandise, kadang ndisen, kadang nulis. Mitra kerja: All pLettonics, Rumah Tongkrongan, Bupep, Pak Pen, mouse, cpu, monitor, macromedia freehand, adobe photoshop, printer, kertas, bolpen. Potlot, setip, kalkulator, modem, minimac, Cintiq21uX. Orangnya kriting, kadang kriwil, kadang gembel, badannya kurus, tidak beranting tidak bertato, perokok ringan (merokok kretek yang harganya ringan), mata belok, kulit sawo kematengen.
Mudah meledak dan mudah mereda, cenderung keras kepala, konservatif, ndeso tur ora modis babar blas, radikal, senang diajak diskusi, senang mendapat ilmu, senang makan di angkringan.
Sejak kecil mengagumi Sahan Emha. Baginya beliau salah satu alasan bahwa dia masih bisa berharap tentang masa depan. Mengagumi KiaiKanjeng "barokah" manajemen, menurutnya aneh dan alternatif metodologi sosial, ekonomi, budaya, yang spektakuler yang musti dikenal dunia as soon as possible.
Menyenangi literatur klasik; Hadist, Ronggowarsito, Joyoboyo, Ki Kalam Wadi, Serat Centhini, pendapatnya bahwa tulisan-tulisan itu terlahir dari sikap takzim dan bermodal kejujuran untuk harapan masyarakat lebih baik. Merindukan Rasulullah SAW.
Radikal itu sunatan dan amputasi, fundamental itu kencing ama beol, jadi kenapa ribut?
No current events.