Written by Wicak Thursday, 26 July 2007 07:00

Acara di lanjutkan Meet and Greet di Mega Mall Mid Valley, tepatnya di toko kaset Rock Corner. Jam 13.00 beberapa anak muda Malaysia sudah menunggu, ketika Letto datang terdengar suara "Letto...Letto!!!" acara yang meriah dengan banyaknya anak muda Malaysia yang minta foto bareng Letto.
Setengah jam kemudian Letto sampai di Astro ( semacam Indovision-nya Malaysia ). Di sini Letto diinterview (off air) oleh radio ERA FM yang merupakan anak perusahaan Astro.
Ditanya tentang seputar gosip, gosip apa yang melanda kalian?
Letto menjawab, karena tidak ada gosip di kita maka biar musik kita saja yang jadi gosip.
Paling meriah ketika di tanya tentang seputar wanita, ketika di tanya sepeti apa perempuan kriteria kalian, Dedi mejawab" yang penting perempuan, bukan perumpuan jadi-jadian"
Ketika di tanya apa yang memikat kalian dari perempuan? Patub menjawab "yang memikat perempuan itu...bapaknya!" "Hahahaha" serentak semua tertawa mendengar jawaban Patub itu... "Cowok matre!"kata Noe sambil tertawa.
Interview penuh dengan canda tawa diakhiri dengan lagu "Ruang Rindu" versi live akustik dari Letto. Di akhir interview, Letto diminta untuk mengucapkan "Selamat Hari Raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin". Ucapan tadi di simpan dan dikeluarkan 2 bulan lagi ketika bulan akhir bulan Ramadhan dan awal Syawal.
Letto menyempatkan diri hadir di acara live TV Fulus Mania. Acara kuis dengan hadiah uang 4000 ringit Malaysia dan 2 tiket gratis, berlangsung lancar walau hanya 2 menit latihan. Beberapa pemirsa menelpon dan sms ke Letto menyampaikan salam dan selamat datang di Malaysia. Acara Live ini berjalan 1 jam dari jam 7 - 8.
Di hari kedua ini sangat melelahkan. Dari pagi jam 10 sudah mulai promo album Truth, Cry, and Lie. Dari pagi sudah ngomong untuk koran (Berita Harian), siang-sore radio ( radio ERA FM, off air pada siang hari dan on air sore harinya), malamnya televisi (live dan taping).
Melayu Sikit-Sikit
Indra Bentor, salah satu orang dari tim produksi yang bisa berbahasa Melayu. Ketika makan siang, Indra sempat membuat suasana hening jadi ramai. Pada saat itu sedang membicarakan Bahasa Melayu, Indra dengan spontan berbicara, "Sikit-sikit bila nak kaya..." dengan logat Melayu kental.
Spontan Patub dan anak-anak lain berkomentar "Opo kui?" (apa itu?)... Indra menjawab.. "Kui iklan bank nang Malaysia! "Hahahaha..." pecahlah tawa setelah mendengar Indra menjelaskan kalo kata-kata itu slogan iklan salah satu Bank, Indra hanya mengutip.
Pak Alek pun ikut bicara, "itu juga ada di Indonesia. Itu lho ada lagunya sikit-sikit semut..."(maksudnya injit-injit semut, salah satu lagu daerah dari Indonesia).
"Hahahaha..."anak-anak kembali tertawa keras bersama.
No current events.