Ultah Rendezvous Cafe

Attention: open in a new window. PDFPrintE-mail

Written by HC Saturday, 29 March 2008 06:00

Sekitar pukul 10 pagi rombongan Letto yang sudah bersiap-siap sejak satu jam yang lalu, berangkat menuju kota Semarang guna memenuhi panggilan untuk kesekian kalinya menghibur para plettonic yang ada di kota lumpia itu. Kurang lebih tiga jam lebih dikit waktu yang akan kita tempuh dari markas besar kita di Kadipiro 287 Yogyakarta menuju kota itu, tak pelak saat kendaraan yang membawa kita baru berjalan, masing-masing person baik itu player atau tim juru ngelu sudah memejamkan matanya untuk beristirahat, agar saat kita sampai nanti kondisi kita masih tetap terjaga.

Ultah Rendezvous Cafe

Dan saat kita sampai di Rendezvous Cafe, kita langsung di sambut para staf café tersebut dan langsung mempersilahkan rombongan kita untuk beristirahat sejenak, dan sambil menikmati sebotol teh dingin kita semua merilexkan kondisi kita dengan bincang-bincang ringan dan candaan, dan saat itu Pak Law Lukman Hadi ownernya Rendezvous Café datang dan langsung memberi salam selamat datang kepada kita semua. Dan saat kita berbincang-bincang dengan pak Lukman, tiba-tiba muncul salah seorang staf café yang membawa nasi tumpeng untuk acara syukuran café tersebut yang hari ini berusia 1 tahun, dan juga agar acara malam nanti bisa berjalan dengan sempurna. Pak Lukman pun langsung memulai acara syukuran itu dengan mengajak kita semua untuk memanjatkan Doa kepada Sang Pencipta, agar semua di berkahi oleh-Nya, Amien.... Dan selanjutnya Pak Lukman langsung memotong tumpeng tersebut dan memberikannya kepada Noe sebagai perwakilan dari Letto, dan sesaat kemudian kita semua di persilahkan memakan tumpeng tersebut. "Siap laksanakan!!", ujar Darto yang memang sudah lapar berat.

Setelah kita mencharger tubuh kita dengan santapan yang lezat, rombongan kita bagi menjadi dua, tim juru ngelu melakukan sound chek sedangkan Patub, Noe, dan Dhedot menuju Prambors radio untuk interview di temani Aldi. Saat sampai Prambors radio, kita langsung di tanya crew radio, "lho Arian kemana?". "Dia sedang ada acara keluarga, dan baru bisa kesini nanti sore bareng sama Cornel yang kebetulan hari ini juga sedang menghadapi ujian kuliahnya", jawab Noe. Kemudian Letto minus Arian langsung menuju ruang siaran untuk melakukan interview. Berbagai pertanyaan terus di luncurkan kepada Noe, Patu, dan Dhedot mulai dari video klip Permintaan Hati hingga ke pandapat teman-teman Letto tentang di tutupnya situs-situs yang berbau pornografi mulai April nanti. Sepertinya ada yang lebih utama untuk di tanggulangi oleh pemerintah yaitu tentang pembajakan, jadi bukan tentang situs-situs porno, karena yang kita tahu negara kita adalah negara kedua di dunia setelah Rusia yang bisa membuka crack-crack situs itu, jadi sama saja boong kata Noe dan Patub. "Masa kita sudah rutin bayar pajak, tapi pembajakan masih saja liar", celetuk Dhedot yang terlihat geram dengan para pembajak di sekitar kita. Kemudian setelah melakukan interview, mereka langsung menuju hotel untuk beristirahat agar malam nanti bisa tampil dengan full power.

Pada malam harinya tepat pukul sepuluh malam, tim juru ngelu sudah bersiap-siap di lobby hotel dan akan segera berangkat menuju venue untuk mengecek kembali persiapan alat dan sound. Dan sekitar pukul sebelas malam, player kita juga sudah hadir di Rendezvous Café dengan wajah penuh semangat untuk menghibur penonton yang kebanyakan di hadiri oleh para clubbers semarang baik tua ataupun muda.

Ultah Rendezvous Cafe

Letto membuka penampilan dengan Truth, Cry, and Lie nya, serentak para penonton pun langsung bergoyang ala clubbing, memang lagu ini seperti memiliki kekuatan sendiri untuk penonton yang mana bisa membuat kita ikut bergoyang dan berjingkrak dengan spontan. Noe, Patub, Arian, Dhedot, Cornel dan Widi benar-benar tak ingin acara 1st Anniversary Orange Splash Rendezvous Café kehilangan moment, mereka membawakan semua lagu-lagu terbaik dari album Truth, Cry and Lie dan Don't Make Me Sad, bahkan sampai lagu yang tidak di rilis dalam album seperti lagu Heartbreaker. Dan tepat pada pukul 12 malam di sela-sela penampilan Letto, tiba-tiba saja crew café naik keatas panggung beserta Pak Lukman dengan membawa kue khas ulang tahun, sejenak kita mengadakan upacara seremonial ulang tahun di atas panggung, dan malam kebahagian ini juga di rasakan juga di kubu Letto, karena bertepatan juga dengan hari ulang tahun bassist kita Arian, walaupun tidak ada acara khusus, setelah pementasan Letto kita semua langsung memberikan selamat atas usianya yang ke 29. Malam yang indah, sarat dengan berbagai momen, selamat ulang tahun Arian. Semoga Rizki, Rahmat dan hidayahNya akan tetap dan selalu ada dalam lingkaran hidup mu. Amiiin....

Events

No current events.